Kanker Serviks: Peringkat Teratas Penyebab Kematian Kaum Wanita, (Waspadalah...!!)

Advertisement
Sebagian masyarakat di Indonesia mungkin belum seberapa mengetahui bahwa Kanker Serviks saat ini termasuk wabah penyakit yang banyak menyerang kaum wanita di Indonesia.

Seperti di POSA ( poli onkologi satu atap ) rumah sakit Dr.Soetomo Surabaya,kasus kanker serviks menduduki peringkat teratas di bandingkan dengan jenis kanker lainnya.


Seperti yang nampak di foto tersebut merupakan antrian sebagian pasien poli onkologi kandungan di rumah sakit Dr.Soetomo,ini hanya sebagian kecil saja yang terlihat karena antrian tersebut memanjang sampai ke luar lorong bagian POSA.

Setiap hari selalu ada saja pasien baru di poli tersebut dan rata-rata mereka datang dalam stadium lanjut yaitu Stadium 3B.

Jumlah pasien lama yang masih dalam masa pengobatan seperti Kemotherapy, Operasi dan Radiasi sudah mencapai ratusan pasien masih di tambah dengan pasien yang baru datang berobat ke poli tersebut setiap harinya ada sekitar 5 pasien,dan mereka semua penderita kanker serviks,bisa dibayangkan berapa pasien kanker serviks di POSA ?

Dan yang menjadi pertanyaan adalah : apakah setelah melampui proses pengobatan kanker seperti operasi,kemotherapy dan radiasi,pasien tersebut akan sembuh dan terbebas dari kanker ?

Jawabannya adalah : belum tentu dan wallahu alam.

Telah banyak kejadian pasien kanker serviks yang  pada akhirnya meninggal dunia setelah mereka sudah melakukan semua pengobatan tersebut.

Padahal untuk proses pengobatan tersebut memakan waktu  sangat panjang bisa sampai setahun dan efeks dari semua pengobatan tersebut terasa menyiksa di tubuh.

Ada suatu kisah nyata dari seorang pasien yang berasal dari kota Kertosono Jawa Timur,berinisial ibu T.

Beliau datang berobat ke POSA dengan penyakit Kanker Serviks Stadium 2B. Dengan penuh semangat ibu T menjalankan pengobatan mulai dari operasi,kemotherapy dan radiasi berharap bisa sembuh dari penyakitnya.

Ucap ibu T "anak saya masih kecil,saya ingin sembuh agar dapat membesarkan tole *sebutan untuk anak beliau

Bila ada seorang pasien yang patah semangat saat menjalankan pengobatan,ibu T selalu memberi dorongan pada pasien tersebut agar tetap bersemangat demi kesembuhan.

Ibu T selalu menjaga kondisi badannya agar tidak drop supaya pengobatan bisa berjalan lancar.Karena memang untuk kemotherapy dan radiasi diharuskan fisik dalam kondisi prima.

Perlu diketahui bahwa kemotherapy dan radiasi merusak imun kekebalan tubuh kita

Tetapi takdir berkehendak lain,baru 2 bulan ibu T sudah merasa tenang dan nyaman di rumah setelah di nyatakan telah bersih dari kanker,tiba-tiba beliau jatuh sakit dan hanya dalam hitungan seminggu dirawat di rumah sakit,ibu T meninggal dunia.

Menurut dokter,kanker sudah menyebar ke paru-paru yang mengakibatkan beliau menghembuskan nafas terakhirnya.

Innalillahi wa innalillahi roji'un.

Ada Satu lagi kisah 

pasien Kanker Serviks Stadium 1A yang juga sudah menjalankan operasi serta kemoterapy dan juga sama dokter dinyatakan bersih dari kanker.

Tetapi beliau juga mengalami nasib sama dengan ibu T,bahkan lebih parah lagi.

Sebulan setelah dinyatakan sembuh,tiba-tiba beliau merasa tidak enak badan,lemah dan  tidak bisa menerima asupan makanan apapun.

Selama dua bulan beliau keluar masuk rumah sakit dan selama itu tubuhnya tidak bisa menerima  apapun yang di makan maupun di minum karena semua makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuhnya langsung keluar lagi alhasil kondisi beliau makin hari makin lemah tak berdaya yang akhirnya koma selama seminggu lebih.

Menurut pemeriksaan dokter,kanker telah menyebar ke seluruh badan beliau,

Inalillahi wa inalillahi roji'un,telah meninggal dunia lagi seorang pasien kanker serviks yang pada awalnya hanya stadium 1A tetapi secara tiba-tiba mengganas menyerang ke seluruh tubuh pasien padahal telah menjalankan kemo terapy dan operasi.

Tetapi ada juga pasien kanker serviks dengan stadium 3B setelah menjalankan kemotherapy dan radiasi sampai sekarang alhamdulillah dalam keadaan sehat dan bisa menjalankan semua aktifitas seperti layaknya orang sehat.

Semua ini hanya sebagai gambaran dan juga sebagai peringatan bagi kaum wanita agar selalu menjaga kesehatan alat reproduksinya.

Dan kanker serviks sistem penularannya tidak hanya melalui hubungan intim saja tetapi juga bisa melalui toilet umum.

Untuk itu saya sarankan bagi kaum wanita untuk selalu berhati-hati di saat mengunakan toilet umum,dan kalau bisa segera melakukan Vaksinasi Suntik HPV untuk Pencegahan Kanker Serviks.

Selain itu rutin melakukan Pap Smear 3-6 bulan sekali bagi yang sudah menikah.

Lebih baik melakukan pencegahan daripada terkena penyakit kanker serviks.Sebab kankers serviks jenis penyakit hitler,pembunuh diam-diam yang merusak dan membuat kita meninggal dunia.

Tidak peduli stadium awal atau lanjut,seperti kisah di atas yang saya ceritakan,kanker serviks bisa tiba-tiba membunuh kita walaupun kita sudah berusaha mendapatkan kesembuhan dengan menjalankan semua pengobatan kanker.

Sedikit  tentang penyakit kanker seviks sbb :


Kanker serviks adalah penyakit kanker yang menyerang di mulut rahim(serviks),letaknya diantara rahim(uterus) dan liang senggama ( vagina).Penyakit ini 99,7 % di sebabkan oleh human papilloma virus ( HPV).Kanker ini awalnya menyerang mulut rahim,apabila telah melalui tahap lanjut akan menyerang organ terdekat seperti kandung kemih,kelenjar getah bening,panggul,ginjal dan selanjutnya bisa menyebar ke seluruh organ tubuh kita seperti paru-paru dan otak.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan saat ini penyakit Kanker Serviks sekarang menempati Peringkat Teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan Kematian Wanita di dunia.

Itulah secuil kisah tentang Kanker Serviks, Peringkat Teratas Penyebab kematian Kaum Wanita.
PENULIS: AGUSTINA BUNGA

Kunjungi juga: Fuyukai
DMCA.com Protection Status
Advertisement

Masukan email Anda disini untuk mendapatkan update postingan secara gratis:

2 Responses to "Kanker Serviks: Peringkat Teratas Penyebab Kematian Kaum Wanita, (Waspadalah...!!)"

  1. kanker yang menyerang kaum hawa ini emang jadi salah satu kanker yang banyak menelan korban jiwa karena kurangnya pengetahuan penyakit ini, mangkannya lagi itu banyak iklan2 pemerintah yang mewajibkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kaum hawa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas, apalagi kanker serviks ini tidak terlihat secara jelas tanda-tandanya

      Hapus

• Silahkan berkomentar yang relevan dengan isi artikel yang akan menggambarkan profesionalisme dan kualitas diri Anda.
• Komentar basa-basi tidak akan dipublikasikan
• Komentar yang mengandung link tautan aktif tidak akan dipublikasikan, jadi percuma Anda pasang link aktif