Cara Mempercepat Website WordPress 100% di PageSpeed & GTmetrix dengan Mudah

Tidak semua situs WordPress sama kecepatan loadingnya. Beragam faktor dapat mempengaruhi kecepatan dan kinerja website. Cara mempercepat website WordPress juga akan berbeda untuk setiap situs. Namun yang pasti, website yang lama saat dibuka akan membuat para pengunjung segera pergi meninggalkan website anda.

Dari segi SEO (Search Enfine Optimation) Kinerja web di Google juga sangat dipengaruhi oleh kinerja dan kecepatan website yang di index. Untuk itu perlu dioptimasi dengan cara mempercepat website WordPress dengan optimal agar loading web lebih cepat.

Semakin cepat situs web Anda dimuat, semakin baik pengalaman pengguna yang Anda berikan — sesederhana itu. Pengalaman pengguna yang lebih baik menghasilkan rasio konversi yang lebih tinggi, rasio pentalan yang lebih rendah, dan banyak lagi. Pelajari cara mempercepat situs web Anda dan meningkatkan pengalaman pengguna Anda selengkapnya disini.

Jika Anda ingin membuat situs web WordPress yang sukses untuk diri sendiri atau klien Anda, mempelajari cara mempercepat situs WordPress Anda sangatlah penting.

Cara mempercepat website WordPress ini saya terapkan pada web alviya.com ini dengan hasil cukup memuaskan untuk kecepatan loading “Homepage“. Berikut ini adalah screanshoot hasil analisa kecepatan website melalui GTmetrix dan Google PageSpeed dengan skor masing-masing 100% setelah melajukan optimasi:

Test Kecepatan website di Google PageSpeed

cara mempercepat loading website WordPress
Hasil analisa kecepatan web alviya.com versi di GTmetrix (tes kecepatan).

Test Kecepatan website di GTmetrix

cara mempercapt website WordPress
Hasil analisa kecepatan web alviya.com GTmetrix (tes kecepatan).

Cara Mempercepat Website WordPress Anda

Berikut ini beberapa Cara Mempercepat Website WordPress Anda yang bisa dilakukan untuk mendapatkan skor terbaik untuk kinerja dan kecepatan web WordPress:

1. Pilih Hosting WordPress Berkinerja Tinggi

Faktor utama yang mempengaruhi bagaimana kecepatan situs adalah hosting situs web WordPress yang digunakan. Untuk itu disarankan agar menggunakan web hosting berkinerja terbaik untuk mendapatkan skor maksimal.

Catatan: Saya pribadi menggunakan Shared Hosting di Niagahoster (afiliasi) dengan paket Personal untuk situs ini. Namun, skor kecepatan website masih cukup lumayan dengan perpaduan tema yang ringan serta plugin cache. Silahkan baca review Niagahoster.

2. Penting! Gunakan tema WordPress yang ringan

Terkadang untuk mempercantik tampilan website, sering kali kita tergoda dengan tema WordPress dengan banyak elemen dinamis, widget, ikon sosial, dan banyak lagi elemen lainnya yang sangat menarik bagi mata. Tapi ingat ini: jika website memiliki terlalu banyak elemen dan ukuran halaman yang lebih tinggi, maka akan menyebabkan server web Anda rusak. Cara mempercepat website WordPress anda akan sia-sia jika tema yang digunakan berat karena terlalu banyak element didalamnya.

Pilihan terbaik di sini adalah menggunakan tema ringan. Salah satu solusinya adalah menggunakan salah satu tema WordPress default bawaan WordPress. Cara lainnya adalah mencoba beberapa tema ringan pihak ketiga. Beberapa tema WordPress ringan yang cukup rekomendasi antara lain:

  • Generatepress
  • WPAstra
  • OceanWP
  • Neve

Saya sangat merekomendasikan menggunakan tema GeneratePress (afiliasi) seperti yang saya gunakan di situs ini. Alasannya, GeneratePress merupakan salah satu tema WordPress paling ringan saat ini.

3. Gunakan Caching Halaman

Cara mempercepat website WordPress selanjutnya adalah dengan menerapkan cache halaman. Cache halaman adalah salah satu poin penting yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja situs WordPress agar menjadi lebih cepat dimuat, terutama jika situs WordPress menggunakan layanan penyimpanan shared hosting yang mana server akan terbagi-bagi dengan pengguna lain. Jika Anda menggunakan hosting bersama yang murah, Anda bahkan mungkin melihat waktu muat Anda terpotong setengah hanya dengan mengaktifkan caching.

Biasanya, server situs WordPress perlu mengumpulkan setiap halaman dari awal setiap kali seseorang mengunjungi situs Anda. Ini melibatkan eksekusi PHP untuk “membangun” halaman dan menanyakan database situs Anda untuk mendapatkan konten halaman. Setelah itu, server Anda mengirimkan HTML yang sudah jadi ke browser pengunjung.

Proses ini membutuhkan waktu dan juga menggunakan sumber daya, yang memiliki dua efek negatif pada kinerja situs Anda:

1. Itu membuat kunjungan individu memakan waktu lebih lama.Ini menggunakan lebih banyak sumber daya untuk setiap kunjungan, yang berarti situs Anda akan lebih lambat selama periode lalu lintas tinggi.

2. Caching halaman menghilangkan masalah ini dengan menyimpan produk HTML yang sudah jadi dari halaman dalam cache. Kemudian, untuk kunjungan berikutnya, server Anda dapat mengirimkan HTML itu tanpa melakukan pekerjaan di belakang layar.

Banyak host WordPress sekarang menerapkan caching halaman untuk Anda secara otomatis. 

Jika web hosting yang Anda gunakan tidak menyediakan fitur tersebut, Anda masih dapat menerapkan cache halaman menggunakan salah satu dari banyak plugin caching berkualitas. Berikut adalah beberapa opsi bagus:

  • AutOptimize
  • WP Roket (berbayar)
  • WP Super Cache
  • WP Fastest Cache

Catatan: Dalam hal ini saya sendiri menggunakan plugin Cache WP Rocket (afiliasi). Anda bisa baca panduannya di artikel cara setting WP Rocket plugin untuk selengkapnya.

4. Gunakan  Pengiriman Konten (CDN)

Cara mempercepat website WordPress yang takalah penting adalah menggunakan CDN. pengiriman konten (CDN) mempercepat waktu pemuatan global situs Anda dengan menyimpan konten statis Anda dalam cache pada besar server “edge” di seluruh dunia. Kemudian, ketika seseorang mengunjungi situs Anda, orang tersebut dapat mengunduh konten dari lokasi edge terdekat, bukan dari server utama Anda. Karena jarak fisik lebih pendek, file diunduh lebih cepat dan situs Anda dimuat lebih cepat.

Beberapa CDN yang bagus untuk pengguna WordPress meliputi:

  • KeyCDN
  • Stackpath (sebelumnya MaxCDN)
  • BunnyCDN
  • Cloudflare

Banyak host WordPress yang dikelola juga menawarkan layanan CDN bawaan mereka sendiri tanpa biaya tambahan.

Tidak termasuk Cloudflare (yang memiliki proses pengaturannya sendiri), Anda dapat mengatur CDN sebagai berikut:

  • Daftar ke layanan CDN dan tambahkan situs Anda.
  • Gunakan plugin seperti CDN Enabler untuk mengonfigurasi situs WordPress Anda untuk memuat konten tertentu dari CDN.

Catatan: untuk CDN saya menggunakan CloudFlare.

5. Optimalkan

Rata–rata, gambar terdiri dari sekitar setengah dari ukuran file rata-rata situs web, menurut Arsip HTTP. Ini menjadikannya peluang besar untuk mengurangi ukuran situs Anda dan mempercepatnya.

Dalam hal gambar itu sendiri, ada dua bagian untuk pengoptimalan:

Dimensi yang diubah ukurannya  Anda ingin mengubah ukuran dimensi gambar berdasarkan cara Anda menggunakannya. Jika Anda menyertakan gambar dalam posting blog dengan area konten dengan lebar 800 px, ukuran maksimum yang Anda inginkan adalah 1.600 px (menggandakan dimensi untuk memperhitungkan layar Retina).
Kompresi – setelah Anda mengubah ukuran gambar, Anda harus mengompresnya untuk lebih mengurangi ukuran filenya. Ada dua jenis kompresi – lossy (beberapa kehilangan kualitas gambar tetapi penghematan ukuran file yang besar) dan lossless (tanpa kehilangan kualitas tetapi penghematan ukuran file lebih kecil).

Untuk sebagian besar situs, strategi yang baik adalah:

Ubah ukuran gambar ke lebar tampilannya (atau 2X lebar maksimal untuk layar Retina).Kompres gambar menggunakan kompresi lossy (kecuali Anda seorang fotografer atau di niche lain di mana kualitas gambar adalah yang terpenting).

Salah satu opsi adalah mengoptimalkan gambar sebelum mengunggahnya. Alat sepertiBIRME (mengubah ukuran) dan Kraken (kompresi) menawarkan pengoptimalan massal, seperti halnya Adobe Photoshop.

Atau, Anda dapat menggunakan plugin pengoptimalan gambar WordPress untuk mengoptimalkan gambar secara otomatis saat Anda mengunggahnya ke WordPress. Berikut adalah beberapa opsi bagus:

  • ShortPixel
  • Image Optimizer
  • EWWW Image Optimizer
  • Optimole
  • Robin Image Optimizer.
  • Smush

Anda juga dapat menggunakan taktik seperti lazyload. WordPress sekarang mendukung pemuatan malas browser asli untuk gambar, atau Anda juga dapat menggunakan WP Rocket atau plugin Beban Malas gratis.

6. Selalu Update WordPress

Versi WordPress lebih lama dapat menyebabkan website menjadi berat karena beberapa fitur yang tidak lagi didukung. Jika kurang diperhatikan, versi WordPress yang tidak diupdate bisa jadi salah satu penyebab website lambat. Dengan selalu update versi WordPress juga dapat mempercepat website. Untuk itu, jangan lupa untuk selalu update CMS WordPress untuk mendapatkan perbaikan performa dari pengembang.

Kesimpulan

Optimasi kecepatan dan kinerja website WordPress tidak hanya sekedar mengatur plugin cache dan selesai. Banyak faktor lain yang harus perhatikan dan diperbaiki untuk mencapai skor maksimal dalam melakukan optimasi. Panduan dan strategi cara mempercepat website WordPress yang saya tulis ini hadir untuk memberikan jawaban untuk melakukan optimasi namun hasil tentu akan berbeda. silahkan berexperimen sendiri dengan cara dan strategy masing-masing.

Itulah beberapa cara mempercepat website WordPress untuk mengoptimalkan kinerja website agar semakin cepat.

Share on:
Avatar for AlviyatuN

Hai, saya Alviyatun  Orang di belakang alviya.com. Blogger dengan pengalaman 4+ tahun mengurus domain ini. Temukan saya di Medium. Mari kita bicara tentang pemasaran, bisnis, dan keramaian di Twitter . (Dan oh, jika Anda berada di LinkedIn, mari terhubung !)

    KLIK
DONASI VIA PAYPAL Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.alviya.com. Terima kasih.

Tinggalkan komentar