Masalah Pertanian Dan Solusinya

Permasalahan di bidang dan solusinya – Indonesia merupakan Negara yang memiliki sumberdaya alam yang sangat banyak sekali, terutama pada bidang pertanian sendiri. Fakta yang ditemukan oleh salah satu media yaitu jurnal agribisnis adalah bahwa sebagian besar mata pencarian penduduk Indonesia berasal dari sektor dan menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu pilar besar perekonomian Indonesia, itulah mengapa negara kita disebut sebagai negara agraris dan juga pertanian merupakan sektor yang memiliki peranan signifikan bagi perekonomian Indonesia. Sektor pertanian menyerap 35.9% dari total angkatan kerja di Indonesia dan menyumbang 14.7% bagi GNP Indonesia,bahkan fakta lain menyebutkan, dimuat dalam Jawapos bahwa pertanian Indonesia masuk dalam peringkat 25 besar di dunia, hal itu terlihat dalam peringkat ranking yang dikeluarkan lembaga riset dan analisis ekonomi internasional yang berpusat di Inggris, The Economist Intelligent Unit (EIU) dan Barilla Center for Food and Nutrition (BCFN) Foundation. Fakta-fakta tersebut menguatkan pertanian sebagai megasektor yang sangat vital bagi bangsa Indonesia.

masalah pertanian dan solusi

Dibalik fakta fakta itu semua ternyata Indonesia masih memiliki masalah-masalah besar yang menghambat kemajuan pertanian Indonesia. Pasalnya, kita memiliki lahan yang sangat luas untuk pertanian tetapi mengapa kita masih impor beras dari Negara lain? Ini lah salah satu hal yang patut kita pertanyakan. Contoh lain masalah di sektor pertanian adalah bidang teknologi, insfrastruktur, kualitas dan kuantitas petani, dan pendanaan pada Indonesia, 3 hal ini lah yang memberi dampak besar terhambatnya kemajuan pertanian di Indonesia. Disinilah peran pemerintah Indonesia agar lebih memerhatikan sektor pertanian Indonesia, karena ini merupakan sektor yang sangat berpengaruh dalam perekonomian Indonesia. Disini saya akan membahas tentang permasalahan di bidang teknologi pertanian.

Baca juga post: Bisnis budidaya rempah-rempah

Permasalahan di Bidang

Di era modern seperti saat ini, ciri utamanya adalah produktivitas, efisiensi, mutu dan kontinuitas pasokan yang terus menerus harus selalu meningkat dan terpelihara. Produk-produk pertanian kita baik komoditi tanaman pangan (hortikultura), perikanan, perkebunan dan peternakan harus menghadapi pasar dunia yang telah dikemas dengan kualitas tinggi dan memiliki standar tertentu. Tentu saja produk dengan mutu tinggi tersebut dihasilkan melalui suatu proses yang menggunakan muatan teknologi standar. Namun tidak semua teknologi dapat diadopsi dan diterapkan begitu saja karena pertanian di negara sumber teknologi mempunyai karakteristik yang berbeda dengan negara kita, nah disinilah letak masalah sektor pertanian itu berada, bahwasannya kita belum mampu untuk melakukan akulturasi antara teknologi dan karakteristik yang ada di Negara kita, sehingga kita sedikit terbelakang dibandingkan oleh Negara lain.

Baca juga: Tips Cara Menanam Sayur Kacang Panjang yang Benar

Solusi dari Permasalahan

Dalam hal ini peran kelembagaan sangatlah penting, baik dalam melakukan pembaruan teknologi alat pertanian modern ataupun memberi pengetahuan pertanian modern kepada para petani Indonesia sehingga Indonesia mampu bersaing dalam bursa pertanian dunia. Lembaga-lembaga harusnya bisa menggabungkan teknologi dengan karakteristik pertanian Indonesia dengan cara mempelajari, memodifikasi, mengembangkan, dan selanjutnya baru diterapkan ke dalam sistem pertanian Indonesia, dan satu hal lagi kelembagaan harus bisa senantiasa memberikan pengarahan kepada para petani supaya bisa lebih produktif dan bisa menghasilkan produk bermutu tinggi dan bisa bersaing dalam pertanian dunia.

lain : 3 Alat Pertanian Pemanen Padi Tradisional dan Modern

Share on:
Avatar for AlviyatuN

Hai, saya Alviyatun  Orang di belakang alviya.com. Blogger dengan pengalaman 4+ tahun mengurus domain ini. Temukan saya di Medium. Mari kita bicara tentang pemasaran, bisnis, dan keramaian di Twitter . (Dan oh, jika Anda berada di LinkedIn, mari terhubung !)

    KLIK
DONASI VIA PAYPAL Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.alviya.com. Terima kasih.

Tinggalkan komentar